JT - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong pesantren untuk bisa menjadi penggerak sektor pertanian nasional, utamanya terkait kemandirian pangan.
Hal itu disampaikan Moeldoko saat beraudiensi dengan pengurus Ikatan Alumni Tebuireng di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin.
Baca juga : Kemensos RI Mengalokasikan Bantuan Rp150 Juta untuk Korban Bencana Alam di Kabupaten Ende, NTT
"Saya setuju pesantren menjadi pusat dalam menggerakkan petani dan pertanian Indonesia,” ujar Moeldoko dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan pesantren tidak hanya berdaya sebagai lembaga pendidikan dan penyiaran agama, namun bisa ditingkatkan peranannya dalam pemberdayaan ekonomi, termasuk dalam sektor pertanian.
Moeldoko juga menyampaikan, pondok pesantren bisa berperan dalam membangun kemandirian sektor pangan, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat identitas dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan bangsa.
Baca juga : Polri Tangkap Tersangka TPPU Modus Ferien Job di Jerman
“Saya ingin pondok pesantren bisa jadi pembina masyarakat di lingkungannya, termasuk mencukupi perutnya sendiri,” kata Moeldoko.
Moeldoko berharap pondok pesantren dapat menjadi suatu subsistem dalam membangun sektor pertanian. Pesantren menurutnya, tidak hanya menghasilkan santri dengan pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga dapat mengajarkan keterampilan dan semangat kewirausahaan.
Bagikan